Setiap orang
tua tentu mendambakan anak saleh, berakhlak mulia, taat kepada Allah, berbakti
kepada keluarga, dan bermanfaat bagi sesama. Namun, anak saleh tidak lahir
hanya dari harapan, nasihat, atau doa yang diucapkan sesekali. Ia tumbuh dari
lingkungan yang baik, teladan yang kuat, dan pendidikan ruhani yang konsisten.
Karena itu, langkah pertama membentuk anak saleh bukanlah memerintah anak
menjadi baik, melainkan memulai dari diri orang tua sendiri: menjadi hamba
Allah yang terus berusaha saleh dalam ucapan, sikap, ibadah, dan akhlak.
Dalam pandangan
Islam, orang tua adalah madrasah pertama bagi anak. Sebelum anak mengenal guru,
buku, atau lingkungan luar, ia lebih dahulu belajar dari ayah dan ibunya. Anak
memperhatikan bagaimana orang tuanya berbicara, menyikapi masalah, melaksanakan
shalat, membaca Al-Qur’an, menjaga amanah, dan memperlakukan orang lain.
Nasihat yang baik akan lebih mudah masuk ke hati anak apabila ia melihat orang
tuanya menjalankan nasihat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Menjadi orang
tua saleh bukan berarti harus sempurna tanpa salah, tetapi memiliki kesungguhan
untuk terus memperbaiki diri di hadapan Allah. Orang tua yang menjaga shalatnya,
memperbaiki lisannya, menjauhi maksiat, mencari rezeki yang halal, serta
membiasakan doa akan menghadirkan keberkahan dalam rumah tangga. Kesalehan
orang tua menjadi cahaya yang menerangi suasana rumah, sehingga anak tumbuh
dalam lingkungan yang dekat dengan nilai iman, adab, dan ketakwaan.
Selain itu, anak lebih kuat dibentuk oleh keteladanan daripada sekadar perintah. Bila orang tua ingin anak mencintai masjid, maka orang tua perlu menunjukkan kecintaan kepada ibadah. Bila ingin anak jujur, orang tua harus menjauhi dusta. Bila ingin anak lembut tutur katanya, orang tua harus menjaga cara berbicara di rumah. Dengan demikian, pendidikan agama tidak hanya menjadi teori, tetapi hidup dalam kebiasaan keluarga yang dilihat, dirasakan, dan ditiru oleh anak setiap hari.
Oleh sebab itu, membentuk anak saleh harus dimulai dari kesalehan orang tua. Doa untuk anak perlu disertai usaha memperbaiki diri, karena hati anak berada dalam genggaman Allah dan pendidikan terbaik lahir dari rumah yang penuh iman. Ketika orang tua berusaha dekat kepada Allah, mencintai kebaikan, dan menjadi teladan dalam akhlak, maka anak akan memiliki fondasi yang kuat untuk tumbuh sebagai pribadi saleh. Anak saleh adalah anugerah, tetapi kesalehan orang tua adalah jalan penting untuk menjemput anugerah tersebut.
